operator logika yang menyatakan atau dalam lambang berikut ini adalah

OperatorLogika dan Proposisi Majemuk Operator logika merangkai proposisi menjadi proposisi majemuk. Adalah suatu tabel yang menunjukkan secara sistematis satu demi satu nilai-nilai kebenaran sebagai hasil kombinasi dari proposisi-proposisi yang sederhana. Cobalah ubah pernyataan P ke dalam bentuk berikut: P1 : ((A → B) ∧ C) P2 : (A Operatorlogika digunakan untuk mengoprasikan operand yang bertipe Boolean dan akan menghasilkan Boolean.Jika operand yang dinyatakan tidak bertipe boolean, misalnya operand memiliki nilai integer 76.. Maka operator akan memperlakukan operand tersebut sebagai Boolean, Dengan ketentuan Jika nilai operand adalah 0 maka akan di anggap sebagai 0 (false) dan jika nilai bukan 0 maka akan dianggap 1 Operatorlogika pada javascript umumnya sama saja dengan bahasa pemrograman lainnya, namun javascript mengharuskan penggunaan simbol operator logika dan tidak boleh menggunakan kata seperti "And", "Or", dan "No". Perhatikan jenis-jenis operator logika dibawah ini. Simbol. Nama. Keterangan. Padaartikel kali ini kita akan membahas tentang macam-macam Operator perbandingan atau pembanding yang terdapat di dalam PHP. Operator perbandingan ini didalam PHP berfungsi untuk membandingkan 2 nilai (angka atau string). Hasil perbandingan akan bernilai TRUE jika kondisi perbandingan tersebut benar, atau FALSE jika kondisinya salah. Berikut a Membersihkan layar dan membersihkan karakter dalam suatu program. b. Membersihkan layar dan menambah spasi dalam sebuah layar outputnya. c. Menghapus spasi dan menghapus kalimat untuk program yang ditampilkan. d. Membersihkan seluruh layar dan membersihkan layar dari awal sampai akhir kursor. Site De Rencontre Sérieux Entièrement Gratuit. Ada tiga operator logika di JavaScript OR, && AND, ! NOT. Meski mereka dipanggil “logika”, mereka bisa diaplikasikan ke nilai tipe apapun, bukan cuma boolean. Hasil mereka bisa juga tipe apapun. Mari kita lihat detilnya. OROperator “OR” diwakili dengan dua simbol garis vertical Di pemrograman klasik, logika OR gunanya cuma untuk memanipulasi nilai boolean. Jika argumennya ada yang true, ia mengembalikan true, tapi jika tidak, maka ia mengembalikan false. Di JavaScript, operator ini agak tricky dan lebih kuat. Tapi pertama-tama, ayo kita lihat apa yang terjadi pada nilai boolean. Ada empat kemungkinan kombinasi logika alert true true ; // true alert false true ; // true alert true false ; // true alert false false ; // false Seperti yang kita lihat, hasilnya selalu true kecuali jika kedua operand sama-sama false. Jika operand bukan boolean, ia dikonversi ke boolean untuk evaluasi. Misalnya, angka 1 diperlakukan sebagai true, angka 0 sebagai false if 1 0 { // bekerja seperti if true false alert 'truthy!' ; } Seringkali, OR digunakan di pernyataan if untuk menguji apakah ada satu kondisi manapun yang true. Misalnya let hour = 9; if hour 18 { alert 'The office is closed.' ; } Kita bisa menyampaikan kondisi lebih let hour = 12; let isWeekend = true; if hour 18 isWeekend { alert 'The office is closed.' ; // akhir minggu } OR "" mencari nilai benar pertamaLogika di atas memang klasik. Sekarang, mari bawa fitur “extra” JavaScript. Algoritma luas bekerja seperti berikut. Untuk nilai yang diORkan result = value1 value2 value3; Operator OR melakukan hal berikut Mengevaluasi operand dari kiri ke kanan. Untuk tiap operand, konversikan ia ke boolean. Jika hasilnya true, stop dan mengembalikan nilai original dari operand. Jika semua operand telah dievaluasi misal semuanya false, mengembalikan operand terakhir. Nilai dikembalikan di bentuk originalnya, tanpa konversi. Dengan kata lain, rantai OR "" mengembalikan nilai truthy pertama atau yang terakhir jika tak ada nilai benar. Misalnya alert 1 0 ; // 1 1 truthy alert true 'no matter what' ; // true ialah truthy alert null 1 ; // 1 1 ialah nilai truthy pertama alert null 0 1 ; // 1 nilai truthy pertama alert undefined null 0 ; // 0 semua falsy, mengembalikan nilai terakhir Hal ini menjadikan penggunaan yang menarik dibanding “OR booleanpure, classical, boolean-only OR”. Dapatkan nilai truthy dari daftar variabel atau expresi. Untuk contoh, kita punya variabel firstName, lastName dan nickName, semuanya bersifat opsional. Kita gunakan OR untuk memilih satu-satunya yang memiliki data dan menampilkannya atau anonymous jika belum ada yang ditentukan atau di set let firstName = ""; let lastName = ""; let nickName = "SuperCoder"; alert firstName lastName nickName "Anonymous"; // SuperCoder Jika semua variabel bernilai falsy, Anonymous akan muncul. Evaluasi Short-circuit. Fitur lainnya dari operator OR adalah evaluasi “short-circuit”. Itu berarti bahwa memproses argumennya sampai nilai pertama bersifat truthy tercapai, lalu nilainya dikembalikan langsung, bahkan tanpa menyentuh argumen lainnya. Pentingnya dari fitur ini menjadi jelas jika sebuah operan bukan hanya sebuah nilai, tapi sebuah ekspresi yang melakukan aksi, seperti assignment sebuah variabel atau sebuah pemanggilan fungsi. Didalam contoh dibawah, hanya pesan kedua yang di jalankan true alert"not printed"; false alert"printed"; Di baris pertama, operator OR langsung berhenti mengevaluasi karena nilai pertama bersifat true, jadi alertnya tidak berjalan. Terkadang, orang-orang menggunakan fitur ini untuk mengeksekusi perintah hanya jika kondisi di paling kiri bersifat falsy. && ANDOperator AND diwakili dua ampersand && Dalam pemrograman klasik, AND mengembalikan true jika kedua operand sama-sama truthy dan false jika sebaliknya alert true && true ; // true alert false && true ; // false alert true && false ; // false alert false && false ; // false Contoh dengan if let hour = 12; let minute = 30; if hour == 12 && minute == 30 { alert 'The time is 1230' ; } Sama seperti OR, nilai apapun boleh menjadi operand dari AND if 1 && 0 { // dievaluasi sebagai true && false alert "won't work, because the result is falsy" ; } AND “&&” mencari nilai falsy pertamaMisal ada beberapa nilai di-AND-kan result = value1 && value2 && value3; Yang dilakukan operator AND && adalah sebagai berikut Mengevaluasi operand dari kiri ke kanan. Untuk tiap operand, konversi ia ke boolean. Jika hasilnya false, stop dan kembalikan nilai original operand tersebut. Jika semua operand dievaluasi semua truthy, mengembalikan operand terakhir. Dengan kata lain, AND mengembalikan nilai falsy pertama atau nilai terakhir jika tak ketemu satupun nilai falsy. Aturan di atas mirip dengan OR. Bedanya ialah AND mengembalikan niai falsy pertama sedangkan OR mengembalikan nilai truthy pertama. Misalnya // jika operand pertama truthy, // AND mengembalikan operand kedua alert 1 && 0 ; // 0 alert 1 && 5 ; // 5 // jika operand pertama falsy, // AND mengembalikan itu. Operand kedua diabaikan alert null && 5 ; // null alert 0 && "no matter what" ; // 0 Kita juga bisa mengoper beberapa nilai dalam satu barus. Lihat bagaimana nilai falsy pertama dikembalikan alert 1 && 2 && null && 3 ; // null Ketika semua nilai truthy, nilai terakhir dikembalikan alert 1 && 2 && 3 ; // 3, the last one Precedence of AND && is higher than OR Presedensi operator AND && lebih tinggi dari OR . Jadi kode a && b c && d esensinya sama dengan jika expresi && dibungkus tanda kurung a && b c && d. Jangan ganti if dengan atau && Terkadang, orang-orang menggunakan operator AND && untuk "memperpendek instruksi if". Misalnya let x = 1; x > 0 && alert 'Greater than zero!' ; Aksi di bagian kanan && akan diexekusi hanya jika evaluasinya mencapai itu. Yaitu, hanya jika x > 0 true. Jadi pada dasarnya kita punya analogi untuk let x = 1; if x > 0 alert 'Greater than zero!' ; Walaupun, versi dengan && muncul lebih pendek, if menjadi jelas dan sedikit lebih mudah dibaca. Jadi kita merekomendasikan menggunakannya untuk setiap kebutuhan gunakan if jika kita ingin if dan gunakan && jika kita ingin AND. ! NOTOperator boolean NOT diwakili dengan tanda exklamasi !. Syntaxnya cukup simpel Operator ini menerima argumen tunggal dan menjalankan hal berikut Mengkonversi operand ke tipe boolean true/false. Mengembalikan nilai kebalikan. Misalnya alert !true ; // false alert !0 ; // true NOT ganda !! kadang dipakai untuk mengkonversi nilai ke tipe boolean alert !!"non-empty string" ; // true alert !!null ; // false Yaitu, NOT pertama mengkonversi nilai ke boolean dan mengembalikan kebalikannya, dan NOT kedua membaliknya lagi. Ujungnya, kita punya konversi nilai-ke-boolean biasa. Ada sedikit cara rewel untuk melakukan hal serupa – fungsi Boolean built-in alert Boolean"non-empty string" ; // true alert Booleannull ; // false Presedensi NOT ! paling tinggi dari semua operator logika, jadi ia selalu jalan pertama, sebelum && or . OPERATOR LOGIKA Berikut adalah operator logika • Negasi NOT Lambang ; • Konjungsi AND Lambang ; • Disjungsi OR Lambang ; • Eksklusif OR XOR Lambang ; • Implikasi jika – maka Lambang ; • Bikondisional jika dan hanya jika Lambang ; Tabel logika tabel kebenaran/ truth table dapat dipakai untuk menunjukkan bagaimana operator-operator tersebut diatas menggabungkan beberapa proposisi menjadi satu proposisi gabungan. PERNYATAAN DAN OPERASI Tabel Kebenaran/Truth Table P Q Benar Salah Benar Salah Benar Salah Benar Benar Salah Benar P Q Pv Q P Λ Q P Λ Q PERNYATAAN-PERNYATAAN YANG EKIVALEN P Q P Q P Q Benar Salah Benar Benar Salah Benar • Pernyatan P Q dan P Q adalah ekivalen secara logis, karena P Q P Q selalu benar. TAUTOLOGI dan KONTRADIKSAI 1. Suatu tautologi adalah pernyataan yang selalu bernilai benar – Contoh • R R • P Q P Q – Jika S T sebuah tautologi, kita tulis S T. – JIka S T sebuah tautologi, kita tulis S T. 2. Suatu kontradiksi adalah pernyataan yang selalu bernilai salah. Contoh • R R • P Q P Q Negasi dari sebarang tautologi adalah sebuah kontradiksi, sebaliknya, negasi dari sebuah kontradiksi adalah sebuah tautologi. TEORI HIMPUNAN SET THEORY • Himpunan set adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. • Objek di dalam himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota. Cara Penyajian Himpunan 1. Enumerasi 2. Simbol-simbol Baku 3. Notasi Pembentuk Himpunan 4. Diagram Venn JENIS-JENIS HIMPUNAN 1. Himpunan Kosong * Himpunan dengan kardinal = 0 disebut himpunan kosong null set. * Notasi atau {} 2. Himpunan Bagian Subset * Himpunan A dikatakan himpunan bagian dari himpunan B jika dan hanya jika setiap elemen A merupakan elemen dari B. * Dalam hal ini, B dikatakan superset dari A. * Notasi A B 3. Himpunan yang Sama * A = B jika dan hanya jika setiap elemen A merupakan elemen B dan sebaliknya setiap elemen B merupakan elemen A. * A = B jika A adalah himpunan bagian dari B dan B adalah himpunan bagian dari A. Jika tidak demikian, maka A B. * Notasi A = B A B dan B A JENIS-JENIS HIMPUNAN 4. Himpunan yang Ekivalen * Himpunan A dikatakan ekivalen dengan himpunan B jika dan hanya jika kardinal dari kedua himpunan tersebut sama. * Notasi A ~ B A = B 5. Himpunan Saling Lepas * Dua himpunan A dan B dikatakan saling lepas disjoint jika keduanya tidak memiliki elemen yang sama. * Notasi A // B 6. Himpunan Kuasa * Himpunan kuasa power set dari himpunan A adalah suatu himpunan yang elemennya merupakan semua himpunan bagian dari A, termasuk himpunan kosong dan himpunan A sendiri. * Notasi PA atau 2 A * Jika A = m, maka PA = 2 m. DASAR ALJABAR BOOLEAN Dalam mengembangkan sistem Aljabar Boolean Perlu memulainya dengan asumsi–asumsi yakni Postulat Booleandan Teorema Aljabar Boolean. Postulat Boolean 1 0. 0 2 0. 1 3 1. 0 4 1. 1 =0 =0 =0 =1 Diturunkan dari fungsi AND 5 0 + 0 = 0 6 0 + 1 = 1 7 1 + 0 = 1 8 1 + 1 = 1 Diturunkan dari fungsi OR 9 0 = 1 10 1 = 0 Diturunkan dari fungsi NOT TEOREMA ALJABAR BOOLEAN T 1. COMMUTATIVE LAW T 6. REDUNDANCE LAW T 2. ASSOCIATIVE LAW T 7. ASSOCIATIVE LAW a A + B = B + A b A. B = B. A T 3. DISTRIBUTIVE LAW a A + A. B = A b A. A + B = A a b c d 0+A=A 1+A=1 0. A=0 a A. A + B = A. B + A. C b A. B = B. A T 8. DISTRIBUTIVE LAW a A + A = A b A. A = A T 9. IDENTITY LAW a A = A b “A = A T 10. DE MORGANS THEOREMS T 4. IDENTITY LAW T 5. NEGATION LAW a A + A = 1 b A. A = 0 a A + A. B = A + B b A. A + B = A. B a A + B = A. B b A. B = A + B Terima Kasih. Operator logika digunakan untuk membandingkan 2 inputan kondisi boolean, yakni true atau false. Dalam tutorial kali ini kita akan membahas tentang jenis dan cara penggunaan operator logika Logical Operators dalam PHP, serta memahami pengertian prinsip short-circuit dalam operasi logika PHP. Pengertian Operator Logika dalam PHP Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk membandingkan 2 kondisi logika, yaitu logika benar TRUE dan logika salah FALSE. Operator logika sering digunakan untuk kodisi IF, atau untuk keluar dari proses perulangan looping. Jenis operand dalam operator logika ini adalah variabel dengan tipe boolean. Namun jika operand bukan boolean, akan “dikonversi” menjadi boolean oleh PHP aturan “konversi” ini telah kita bahas pada tutorial tentang tipe data boolean PHP. Jenis-jenis Operator Logika dalam PHP Jenis-jenis operator logika dalam PHP dapat dilihat dari tabel berikut Perbedaan dari operator AND dengan &&, dan OR dengan terkait dengan cara penulisan dan aturan “kekuatan” operator. Operator && dan memiliki “kekuatan” lebih tinggi dari pada AND dan OR, sehingga baris perintah $a AND $b $c, akan dieksekusi oleh PHP menjadi $a AND $b $c. Dari tabel diatas, saya hanya memberikan hasil untuk kondisi TRUE, maka selain kondisi tersebut, hasilnya adalah FALSE. Cara Penggunaan Operator Logika di dalam PHP Berikut adalah contoh kode program, cara penggunaan operator logika dalam PHP "; // $hasil1 = booltrue $hasil2 = true and false; echo '$hasil2 = '; echo var_dump$hasil2.""; // $hasil2 = boolfalse $hasil3 = true xor false; echo '$hasil3 = '; echo var_dump$hasil3.""; // $hasil3 = booltrue $hasil4 = false or true && false; echo '$hasil4 = '; echo var_dump$hasil4.""; // $hasil4 = boolfalse $a=true; $b=false; $hasil5 = $a and $b $a or b; echo '$hasil5 = '; echo var_dump$hasil5; // $hasil5 = booltrue ?> Saya akan membahas kode program diatas Pada baris 2, operasi logika yang dijalankan adalah $hasil1 = true and false, yang harusnya $hasil1 akan bernilai false berdasarkan prinsip operator and jika salah satu saja ada yang false, maka hasilnya adalah false Namun seperti yang terlihat dalam tampilan saat program dijalankan, variabel $hasil1 bernilai true!. Apa yang sebenarnya terjadi? Hal ini kembali kepada prinsip urutan prioritas operator. Jika anda perhatikan tabel urutan operator pada tutorial urutan operator dalam PHP, operator assignment pendefenisian variabel yaitu menggunakan tanda sama dengan = memiliki priotitas lebih tinggi dari pada operator logika and. Sehingga yang sebenarnya diproses adalah $hasil1 = true and false, sehingga $hasil1 akan bernilai true. Kesalahan pemograman seperti ini akan sulit dideteksi, sehingga anda disarankan menggunakan tanda kurung untuk menegaskan urutan program. Pada baris ke-6, untuk variabel $hasil2 saya mengulangi operasi yang sama dengan baris 2, namun kali ini dengan menggunakan tanda kurung untuk memberitahukan kepada PHP bahwa operasi logikalah yang harus dijalankan pertama kali, baru setelah itu proses assigment yang kali ini berjalan sebagaimana harusnya true and false menghasilkan false. Dan variabel $hasil2 bernilai false. Pada baris ke-10, variabel $hasil3 bernilai true, karena operator xor akan menghasilkan true apabila salah satu operand bernilai true. Untuk baris ke-14, $hasil4 = false or true && false, urutan proses operasi dimulai terlebih dahulu pada operator && karena memiliki urutan prioritas lebih tinggi daripada operator or, sehingga yag diproses oleh PHP adalah false or true && false, dan menghasilkan nilai false. Pada contoh terakhir baris ke-20, operator akan diproses terlebih dahulu, sehingga persamaanya menjadi $hasil5 = $a and $b $a or b. Dalam membuat operasi logika ini, sedapat mungkin untuk mengujinya terlebih dahulu, karena kesalahan program pada logika akan sulit terdeteksi. Pengertian Prinsip Short Circuit dalam operasi Logika PHP PHP menjalankan operasi logika dengan prinsip short-circuit, yaitu jika dengan memeriksa satu perintah saja sudah didapati hasil logikanya, maka perintah lain tidak akan dijalankan. Contohnya $hasil = $a AND $b AND $c AND $d; Jika pada saat program dijalankan $a sudah bernilai FALSE, maka variabel $b, $c dan $d tidak akan diperiksa lagi, karena apapun nilai variabel tersebut, hasilnya akan tetap FALSE. Hal ini akan berguna untuk kasus-kasus tertentu, seperti contoh berikut Fungsi exit dalam kode PHP tersebut yang akan membuat program PHP berhenti diproses tidak akan dijalankan selama fopen$filename bernilai true. Fungsi short-circuit ini sering digunakan dalam contoh-contoh aplikasi PHP. Dalam tutorial ini kita telah mempelajari operator logika dalam PHP, untuk selanjutnya kita akan membahas operator perbandingan. Operator adalah tanda / simbol yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi ataupun manipulasi tertentu didalam program. dengan operator kita dapat melakukan operasi perhitungan, perbandingan, manipulasi bit, dan lain lain. C++ merupakan salah satu bahasa pemrograman yang banyak menyediakan operator, salah satunya adalah Operator Logika. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai operator logika dalam C++ lengkap dengan contoh program beserta penjelasannya, dimana contoh program kami buat menggunakan IDE Dev-C++. Pengertian Operator Logika Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi dimana nilai yang dihasilkan dari operasi tersebut hanya berupa nilai benar true atau salah false. atau Operator Logika juga disebut sebagai operator yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih operasi relasi menjadi sebuah ungkapan kondisi, keluaran dari operator logika ini berupa nilai benar true atau salah false. Nilai ini disebut dengan boolean, boolean sendiri ditemukan oleh seorang matematikawan inggris yang bernama George Bool. dalam pengelompokannya operator logika merupakan salah satu dari 4 jenis operator binary. Dalam bahasa C++, nilai benar tersebut direpresentasikan dengan bilangan selain 0 biasanya dengan nilai 1, sedangkan nilai salah direpresentasikan dengan nilai 0. Namun, dalam bahasa C++ modern yang telah mendukung tipe bool, nilai benar direpresentasikan dengan nilai true dan nilai salah dengan nilai false. Adapun yang termasuk ke dalam operator logika dalam C++ adalah seperti yang tercantum dalam tabel dibawah ini Operator Jenis Operasi Contoh OR atau 1 0 = 1 && AND dan 1 && 0 = 0 ! NOT negasi !1 = 0 3 Macam Operator Logika dalam C++ 1. Operator Logika OR Operator logika OR digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih ekspresi relasi untuk mendapatkan hasil rasional tunggal, operator / operasi OR dilambangkan dengan menggunakan simbol "", operasi OR hanya akan menghasilkan nilai 0 salah jika semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai salah, namun jika tidak, maka operasi tersebut akan menghasilkan nilai 1 benar. Berikut ini tabel yang menunjukkan hasil dari operator OR. X Y X Y 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 Contoh Ekspresi Relasi 1 A + 2 A + 3 Ekspresi Relasi 3 C - 5 > 6 Penggabungan tiga ekspresi relasi diatas menjadi A + 2 A + 3 C - 5 > 6 Jika nilai A = 5 ; B = 4 ; C = 8, maka ketiga ekspresi tersebut memiliki nilai Ekspresi Relasi 1 A + 2 A + 3 → 4 > 5 + 3 → 4 > 8 SALAH Ekspresi Relasi 3 C - 5 > 6 → 8 - 5 > 6 → 3 > 6 SALAH Jika dilihat dari ekspresi diatas, karena salah satu ekspresi tersebut memiliki nilai BENAR, maka hasil akhir dari ekspresi relasi diatas adalah BENAR. A + 2 A + 3 C - 5 > 6 BENAR = 1 Untuk lebih jelasnya mengenai Operator logika OR , dapat sobat lihat pada contoh program dibawah ini Contoh Program Operator Logika OR include using namespace std; int main{ float a, b, c, d, e, f, g, h; cout>a; cout>b; cout>c; d = a + 6 > 12; e = b > 4 + a ; f = c - 3 12 adalah " 4 + a adalah " A + 3 Ekspresi Relasi 3 C - 5 > 6 Penggabungan dari tiga ekspresi relasi diatas menjadi A + 2 A + 3 && C - 5 > 6 Jika nilai A = 5 ; B = 4 ; C = 8, maka ketiga ekspresi tersebut memiliki nilai Ekspresi Relasi 1 A + 2 A + 3 → 4 > 5 + 3 → 4 > 8 SALAH Ekspresi Relasi 3 C - 5 > 6 → 8 - 5 > 6 → 3 > 6 SALAH Jika dilihat dari ekspresi diatas, karena ada dari ekspresi tersebut memiliki nilai SALAH, maka hasil akhir dari ekspresi relasi diatas adalah SALAH. A + 2 A + 3 C - 5 > 6 SALAH = 0 Untuk lebih jelasnya mengenai Operator logika AND &&, dapat sobat lihat pada contoh program dibawah ini Contoh Program Operator Logika AND include using namespace std; int main{ float a, b, c, d, e, f, g, h; cout>a; cout>b; cout>c; d = a + 6 > 12; e = b > 4 + a ; f = c - 3 12 adalah " 4 + a adalah " 7. C++ akan memproses dan mengevaluasi dulu dari kiri ke kanan apakah 4==5 adalah benar true dan jika salah, c++ tidak akan meanjutkan pemeriksaan seterusnya 8>7 karena sudah mempunyai hasil bahwa bernilai salah false. Operator Keterangan Jika ekspresi sisi kiri bernilai Benar True maka langsung menghasikan Benar True. && Jika ekspresi sisi kiri bernilai Salah False maka langsung menghasikan Salah False. 3. Operator Logika NOT ! Nilai yang dihasilkan dari operasi NOT adalah kebalikan dari nilai yang dikandung dari ekspresi yang dituliskan. Jika nilai awal adalah 1 benar, maka setelah operasi NOT maka nilainya menjadi 0 salah, begitu juga sebaliknya jika nilai awal adalah 0 salah, maka setelah operasi NOT maka nilainya menjadi 1 benar. Contoh Ekspresi Relasi A + 8 using namespace std; int main{ int a, b, c; cout>a; b = a + 8 < 12; c = !b; cout<<"\n=== Program Ekspresi NOT ==="; cout<<"\nNilai A = "<

operator logika yang menyatakan atau dalam lambang berikut ini adalah